IELTS Beralih ke Tes Komputer Mulai Juli 2026: Apa yang Perlu Dipersiapkan Peserta?
Meta description: Sejak Juli 2026, IELTS di Indonesia beralih ke format komputer. Lalu apa bedanya? Berikut penjelasan perubahan, format tes dan cara untuk mempersiapkan diri menghadapi IELTS di Komputer.
Bagi Anda yang pernah mengikuti tes IELTS atau terbiasa mengikuti tes dengan menulis tangan, kini IELTS di Indonesia diselenggarakan dengan format tes berbasis komputer. Perubahan ini disampaikan oleh International Development Program (IDP) IELTS Indonesia pada Juli 2026. Perubahan format tes ini mungkin menimbulkan kekhawatiran bagi peserta yang terbiasa menulis, membaca dan mencatat diatas kertas. Namun, yang berubah hanyalah media pengerjaannya, bukan kemampuan bahasa Inggris yang diuji.
Khusus untuk Anda, kami menyajikan artikel yang membahas perubahan format tes Komputer IELTS dan langkah yang perlu dipersiapkan bagi calon peserta IELTS.
IELTS Beralih ke Tes Komputer Mulai Juli 2026
Penghentian IELTS Berbasis Kertas
Pada Maret 2026, 3 lembaga yang menjalankan tes IELTS secara Global yaitu British Council, IDP Education, dan Cambridge University Press & Assessment mengumumkan penghentian tes berbasis kertas secara bertahap mulai pertengahan 2026. Penerapan peralihan dari tes berbasis kertas ke tes berbasis komputer ini berbeda untuk tiap negara. Khusus Indonesia, IDP Indonesia menyatakan penerapannya dimulai pada Juli 2026.
Perubahan secara besar-besaran ini merupakan perubahan paling signifikan sejak IELTS diperkenalkan pada tahun 1989. Sekarang, setelah 30 tahun berjalan dengan tes kertas, peserta IELTS diharapkan menggunakan komputer untuk menyelesaikan IELTS.
Apakah Semua Jenis IELTS Berubah?
Hampir semua jenis IELTS akan menggunakan format komputer, yaitu IELTS Academic dan General Training. Namun, khusus IELTS Life Skills yang digunakan sebagai syarat migrasi ke UK (Inggris) masih tersedia dalam format kertas. Penggunaan komputer disini tidak sama dengan IELTS Online yang bisa dikerjakan dimana saja, IELTS Computer Based masih dikerjakan di pusat tes resmi.
Apakah Format dan Tingkat Kesulitan IELTS Berubah?
Materi dan Jenis Soal Tetap Sama
Lalu apakah materi dan jenis soalnya berubah? Jawabannya, materi dan jenis soal tetap sama, format dasar tes juga tidak berubah. IELTS computer based tetap menguji Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Bahkan, jenis pertanyaan, isi tes, waktu dan sistem penilaian tetap sama. Perbedaannya juga hanyalah pada media dan pengalaman mengerjakannya.
Bagian Tes yang Dikerjakan melalui Komputer
Meskipun berbasis komputer, IELTS hanya menggunakan Listening, Reading dan Writing dengan komputer. Sedangkan Speaking tetap dilaksanakan dengan penguji secara langsung. Dalam prakteknya, pengujian IELTS Computer Based berlangsung seperti ini:
Listening: mendengarkan audio kemudian memasukkan jawaban di layar
Reading: peserta membaca teks dan menjawab soal melalui komputer
Writing: peserta diberikan 2 tugas yang harus diketik
Speaking: peserta melaksanakan tes dengan berinteraksi dengan penguji.
Writing on Paper sebagai Opsi Terbatas
Lalu, apakah tes berbasis kertas masih ada? Ya, masih ada, untuk beberapa negara tertentu soal Writing tetap tampil di layar, tapi peserta menulis jawaban pada lembar jawaban. Sayangnya, opsi ini masih belum tersedia di seluruh negara dan harus diumumkan oleh penyelenggara lokal terlebih dahulu. Di Indonesia belum diumumkan oleh IDP IELTS Indonesia.
Apa Keunggulan IELTS on Computer?
Dengan adanya perubahan ke IELTS on Computer, ada beberapa keunggulan yang bisa membuat IELTS lebih nyaman untuk peserta, yaitu:
- Pilihan Jadwal Lebih Fleksibel
Dulu, sebelum menjadi IELTS CBT, ketersediaan jadwal tes biasanya disesuaikan dengan ketersediaan lembar jawaban dan berbagai faktor lainnya. Namun, IELTS CBT memiliki pilihan jadwal yang lebih banyak. Tentu saja hal ini akan menguntungkan peserta yang menginginkan jadwal yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kesibukan mereka. Tetap saja, Anda perlu mengecek ketersediaan jadwal, karena tetap bergantung pada pusat tes dan IDP Indonesia. - Hasil Tes Dapat Diterima Lebih Cepat
Umumnya hasil IELTS on Paper memerlukan waktu hingga 13 hari kerja sebelum ke tangan peserta. Namun, hasil IELTS CBT diklaim lebih cepat prosesnya dibanding tes berbasis kertas. Menurut situs resmi IELTS, hasil komputer tersedia sekitar 1-5 hari saja! - Tersedia Fitur One Skill Retake
Khusus untuk IELTS CBT, ada fitur baru yaitu One Skill Retake (OSR). Dengan adanya fitur ini, Anda dapat mengulang 1 bagian saja di IELTS CBT yang nilainya kurang. Di Indonesia, fitur ini tersedia di penyelenggara IELTS resmi seperti British Council Indonesia dan IDP IELTS Indonesia.
Namun, ada syarat dan ketentuan fitur OSR ini yang perlu dipenuhi sebelum Anda dapat mencobanya. Topik ini akan kami bahas di artikel selanjutnya.
Tantangan IELTS Berbasis Komputer bagi Peserta
Selain keunggulan, IELTS CBT juga menyimpan tantangan bagi peserta, berikut beberapa tantangan yang mungkin membuat tidak nyaman:
- Membaca Teks Panjang melalui Layar
IELTS CBS mengharuskan Anda sebagai peserta untuk membaca soal dan menjawab pertanyaan melalui monitor komputer. Jika Anda belum terbiasa membaca teks panjang di monitor, hal ini dapat membuat konsentrasi menurun. Peserta juga perlu melatih pencarian informasi, skimming, dan scanning melalui layar. - Mengetik Jawaban Writing dengan Cepat dan Akurat
Jika dulu IELTS menggunakan tulisan tangan untuk menyelesaikan tugas Writing, sekarang peserta diharuskan mengetik esai di komputer dalam batas waktu. Selain cepat, peserta juga masih harus mengecek akurasi ejaan, grammar, struktur paragraf dan pengembangan gagasan. Namun, kebiasaan memperbaiki tulisan berlebihan saat mengetik bisa menghabiskan waktu. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi peserta terutama saat mengerjakan soal writing. - Mengatur Waktu Tanpa Banyak Coretan
Biasanya, peserta menggunakan kertas sebagai catatan dan menyesuaikan strategi dengan mencoret-coret lembar kertas. Namun dengan perubahan ke basis komputer, peserta perlu menyesuaikan dengan catatan digital dan fitur highlight.
Cara Mempersiapkan Diri Menghadapi IELTS on Computer
Nah, setelah kita tahu mengenai IELTS CBT yang terbaru, sekarang saatnya mempersiapkan diri menghadapinya. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mempersiapkan diri:
Kenali Tampilan dan Navigasi Tes
Berbeda dengan tes berbasis kertas, peserta perlu berinteraksi dengan komputer untuk membalik halaman. Pelajari tampilan dan navigasi tes di komputer dan pastikan Anda familiar dengan berbagai fitur. Beberapa hal yang perlu diingat adalah cara berpindah pertanyaan, fitur timer, highlight dan review jawaban. Untungnya, British Council menyediakan familiarisation test untuk Listening, Reading, dan Writing yang menyerupai pengalaman IELTS CBT di website resminya. Lakukan familiarisation test setidaknya 3 kali untuk mengenali tampilan dan navigasinya.
Latih Kecepatan Mengetik
Langkah kedua untuk mempersiapkan diri menghadapi IELTS CBT adalah kemampuan mengetik yang stabil dan minim kesalahan. Caranya adalah dengan membiasakan diri mengetik esai selama 60 menit. Perhatikan penggunaan tanda baca dan kapitalisasi dalam bahasa inggris. Cek juga autocorrect dan jangan bergantung pada autocorrect.
Idealnya, peserta diharapkan mengetik 250 kata dalam 40 menit, jadi pastikan kecepatan mengetik Anda ada di kisaran 35-40 kata per menit agar tidak kehabisan waktu.
Kerjakan Latihan melalui Layar
Biasakan mengerjakan Reading menggunakan laptop atau komputer, bukan hanya buku atau ponsel. Latih kemampuan membaca teks panjang, mencari kata kunci, menggunakan highlight, dan berpindah antar soal.
Gunakan Timer
Gunakan timer setiap kali berlatih agar terbiasa dengan batas waktu tes. Khusus Writing, bagi waktu untuk memahami soal, menyusun ide, mengetik, dan memeriksa jawaban.
Ikuti Mock Test Berbasis Komputer
Mock test membantu mengukur kemampuan bahasa Inggris sekaligus kesiapan menghadapi format komputer. Dari hasilnya, Anda dapat mengetahui kendala utama, seperti materi, kecepatan mengetik, konsentrasi, atau manajemen waktu.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari adalah:
Menganggap IELTS komputer lebih mudah
Hanya berlatih menggunakan buku
Tidak melatih kemampuan mengetik
Hanya berlatih melalui ponsel
Tidak mencoba simulasi tes penuh
Meskipun medianya berubah, kemampuan Listening, Reading, Writing, dan Speaking tetap menjadi penentu hasil tes.
Persiapkan IELTS Bersama Dewandaru
Persiapan IELTS on Computer membutuhkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus adaptasi terhadap media tes. Karena kemampuan setiap peserta berbeda, proses belajar sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan awal dan target band score.
Dewandaru dapat membantu Anda menyusun strategi belajar yang lebih terarah, memperkuat bagian yang masih lemah, serta membiasakan diri menghadapi IELTS berbasis komputer.
Penutup
Sejak Juli 2026, IELTS Academic dan General Training di Indonesia beralih ke format komputer. Meskipun media pengerjaannya berubah, materi, durasi, jenis soal, dan sistem penilaiannya tetap sama.
Karena itu, biasakan membaca melalui layar, melatih kemampuan mengetik, menggunakan timer, dan mengikuti mock test berbasis komputer. Dengan persiapan yang tepat bersama Dewandaru, Anda dapat menghadapi IELTS on Computer dengan lebih siap dan percaya diri.
3 Komentar